🌷 Adab Salaf Ringkas : Urutan Adab-adab Diahkir Penutupan Bulan Ramadhan dan Yang Berkaitan Dengan Hari Raya Iedul Fitri_


Bismillah.Diakhir penutupan bulan ramadhan Allah Ta’ala mensyariatkan kepada hamba-Nya amalan-amalan ibadah yg hendaknya diperhatikan sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah Ta’ala dan penguat keimanan mereka serta memperberat timbangan kebaikan mereka, Diantara amalan -amalan itu adalah :
1⃣ Zakat Fitrah :
▶Hukum Zakat fitrah,
الصَّحِيحُ أَنَّهَا فَرْضٌ ; لِقَوْلِ ابْنِ عُمَرَ : { فَرَضَ رَسُولُ
اللَّهِ صلى الله عليه وسلم زَكَاةَ الْفِطْرِ } . وَلإجْمَاعِ الْعُلَمَاءِ عَلَى أَنَّهَا فَرْضٌ . المغني ج٢
” Yang Shohih Zakat Fitrah adalah wajib, Sebagaimana keterangan Ibnu Umar Radhiallahua’nhu ” Bahwasanya Rasul Shalallahu Alaihi Wassalam Telah mewajibkan zakat fitrah ” Dan demikian kesepakatan para Ulama bahwa Zakat Fitrah adalah Wajib. ( Al muqniy Juz 2)
▶Hikmahnya :
عن ابن عباس قال: “فرض رسول الله زكاة الفطر طهرة للصائم من اللغو والرفث، وطعمة للمساكين فمن أداها قبل الصلاة فهي زكاة مقبولة، ومن أداها بعد الصلاة فهي صدقة من الصدقات”
Dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallau anhuma, Beliau berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mewajibkan zakat fitrah sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa dari perkataan yang tak berguna dan kotor, dan sebagai makanan bagi orang-orang miskin. Maka barangsiapa yang mengeluarkannya sebelum shalat ‘Id fitri, maka ia zakat yang diterima. Dan barang-siapa yang mengeluarkannya setelah shalat maka itu termasuk sedekah dari sedekah biasa” Shahiih Sunan Ibnu Majah no. 148 da Lainya
▶Kepada Siapa Diwajibkan Zakat fitrah diwajbkan atas seorang muslim yang merdeka yang memiliki kelebihan dari bahan makanan pokok untuk diri dan keluarganya selama sehari semalam, maka wajib baginya mengeluarkan zakat untuk dirinya dan untuk orang-orang yang didalam tanggung jawabnya, seperti isteri, anak-anak, dan budaknya. Sebagaimana yang diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar Radhiyallahu anhuma, ia berkata:
أمر رسول الله – صلى الله عليه وسلم – بصدقة الفطر عن الصغير والكبير والحر والعبد ممن تمونون”
“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk mengeluarkan zakat fitrah dari anak kecil dan dewasa, orang merdeka, dan budak yang kalian beri nafkah.”Irwaa-ul Ghaliil no. 835
Ukuran Zakat Fitrah Setiap orang wajib mengeluarkan setengah sha’ dari qamh (gandum) atau satu sha’ dari kurma atau kismis atau sya’ir (gandum), keju atau bahan makanan yang lain yang semisal dengan yang tadi, seperti beras, jagung dan yang lainnya yang termasuk makanan pokok.(Satu Sha’=empat mud=diperkirakan satu cakupan dua telapak tangan yang perawakan sedang= sekitar 2.04kg sampai 3kg sebagaimana pendapat Syeikh Utsaimin rahimahulloh dan Lajnah Daimah Saudi Arabia )
▶Mayoritas ulama melarang mengeluarkan harga (Uang Kertas) dari zakat fitrah.
▶Waktu Pengeluaranya :
Yang paling utama adalah sebelum manusia keluar untuk sholat ied
Dari Ibnu ‘Umar Radhiyallahu anhuma, ia berkata:
أمر رسول الله- صلى الله عليه وسلم – بزكاة الفطر أن تؤدى قبل خروج الناس إلى الصلاة”
” Rasul Shalallahu Alaihi Wassalam memerintahkan menunaikan zakat fitrah sebelum manusia keluar untuk melakukan shalat Ied” Almuwatho’ Imam Malik
Sebagian ulama membolehkan mengeluarkannya sebelum ied 1-3 hari.
2⃣ Takbiran :
وهو من السنن العظيمة في يوم العيد لقوله تعالى : ( ولتكملوا العدة ولتكبروا الله على ما هداكم ولعلكم تشكرون ) .
Takbiran merupakan sunnah yg agung dihari ied sebagaimana firmanNya :
” Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya (yakni puasa) dan hendaklah kamu mengagungkan Allah (bertakbir) atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu.” (Qs. Al Baqarah: 185)
▶Waktunya ketika matahari terbenam hingga sholat ied ditegakan, Dan dikerjakan sendiri-sendiri, boleh dikeraskan apalagi ketika keluar rumah menuju tanah lapang.
▶Sifat Takbiran :
ورد في مصنف ابن أبي شيبة بسند صحيح عن ابن مسعود رضي الله عنه
Telah Disebutkan dalam Musnaf Ibnu Abi Syaibah dengan sanad shohih
Dari Ibnu Mas’ud Radhiallahu ‘anhu yaitu :
ll
أ‌- اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله ُ، وَاللَّهُ أ
َكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ وللهِ الْحَمْدُ
ب‌- اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله ُ، اللَّهُ أَكْبَرُ وللهِ الْحَمْدُ
Lafadz: “Allahu Akbar” pada takbir boleh dibaca dua kali atau tiga kali.
3⃣Shalat Iedul Fitri :
Telah dijelaskan akan disyariatkanya Shalat Ied dalam kitab dan sunnah Rasul Shalallahu Alaihi Wassalam, serta ijma’ para ulama.
▶Sebagian ulama mengatakan hukumnya Fardhu Kifayah , Akan tetapi yg benar adalah Fardhu ‘Ain , berdasarkan firman Allah Ta’ala :
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
“Maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).”
(QS. Al-Kausar Ayat 2)
▶Adapun Adab-Adab Seputar Shalat Ied dan Setelahnya yaitu :
✅Mandi, Bersiwak dan memakai minyak wangi.
✅Memakai pakaian atau baju terbaik
✅ Makan dulu sebelum menuju tempat Sholat Iedul Fitri
✅Berjalan tenang dan berwibawa ke tanah lapang
✅Disunnahkan Sholat di lapangan
✅Berjalan melewati jalur yg berbeda ketika berangkat dan pulangnya
✅Disukai bagi makmum bertakbiran lebih awal setelah subuh menuju mushola
✅Disunnahkan mengangkat suara ketika takbir dari rumah sampai ditegakan shalat. dengan takbir sendiri – sendiri bukan jama’ah
✅Tidak ada sholat sunnah sebelum Shalat Ied.
✅Tidak ada adzan dan iqomah
✅Tidak boleh membawa senjata atau yg semisal yg membahayakan manusia
✅Anjuran Perempuan dan Anak – anak diajak keluar ke Mushola
✅Saling mendoakan kebaikan dan Tidak mengapa satu sama lain di hari raya ‘ied mengucapkan: Taqobbalallahu minna wa minkum.”
✅Menundukan Pandangan ketika bertemu lawan jenis serta Bagi wanita haram berhias yg bukan syar’i.
▶Berkata Imam waki’ rahimahulloh :
خرجنا مع سفيان الثوري في يوم عيد فقال:
إن أول ما نبدأ به في يومنا هذا غض البصر.
حلية الأولياء 7/23.
“Kami keluar bersama Sufyan atsauriy dihari raya, maka beliau berkata ” Sesungguhnya pertama kali yang kita akan memulainya pada hari raya kita ini adalah menundukan pandangan”
“Semoga Allah Ta’ala Menerima Amal Sholeh Kami dan Kalian “
📚 Akhukum Fillah Al Ustadz Abu Amina Aljawiy Hafidzahullah
Dikutip Dari Kitab Tafsir Ibnu Katsir. Adabul Islamiyah.Kitab Syiam Majmu Ulama’. Kutubu Sittah, Dan Sumber Lainya.
🔎Bismilllah
📝 Dapatkan faidah Ringkas
http://annashihahcepu.com
https://telegram.me/Pesantren_Salaf_Online

🌷Faedah Hadits Ringkas : Bersemangatlah dan Jangan berputus asa wahai saudaraku karena setiap penyakit ada obatnya

🍃Bersemangatlah dan Jangan berputus asa wahai saudaraku karena setiap penyakit ada obatnya

✅Berkata Al Imam Ibnul Qoyim Aljauziyah rahimahulloh :

الحمد لله
أما بعد: فقد ثبت في صحيح البخاري من حديث أبي هريرة – رضي الله عنه – عن النبي – صلى الله عليه وسلم – أنه قال: «ما أنزل الله داء إلا أنزل له شفاء» .

وفي صحيح مسلم من حديث جابر بن عبد الله قال: قال رسول الله: «لكل داء دواء فإذا أصاب دواء الداء برأ بإذن الله» .

وفي مسند الإمام أحمد من حديث أسامة بن شريك عن النبي – صلى الله عليه وسلم – قال: «إن الله لم ينزل داء إلا أنزل له شفاء، علمه من علمه وجهله من جهله» ، وفي لفظ: «إن الله لم يضع داء إلا وضع له شفاء، أو دواء، إلا داء واحدا، قالوا: يا رسول الله ما هو؟ قال: الهرم» قال الترمذي: هذا حديث صحيح.
وهذا يعم أدواء القلب والروح والبدن وأدويتها،

✅”Alhamdulillah, amma ba’du. Telah kuat dalam kitab Shahih Bukhari dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu’anhu dari nabi shallallahu’alaihi wasallam beliau bersabda:

“Tidaklah Allah menurunkan penyakit kecuali Dia menurunkan obatnya.” (HR. Al-Bukhari no. 5678)

✅Dalam Riwayat Muslim Hadits dari Sahabat Jabir radhiallahu ‘anhu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“Setiap penyakit ada obatnya. Maka bila obat tadi mengenai penyakit itu maka akan sembuh dengan izin Allah Azza wa Jalla.” (HR. Muslim no. 5705)

✅Dalam musnad Imam Ahmad Dari hadits Usamah bin Syarik radhiallahu ‘anhu, bahwa beliau berkata:

“Sesungguhnya Allah tidaklah menurunkan penyakit kecuali Dia turunkan pula obatnya bersamanya. Hanya tidak mengetahui orang yang tidak mengetahuinya dan mengetahui orang yang mengetahuinya”
Dalam lafadz yg lain
“Sesungguhnya Allahu Ta’ala tidaklah meletakkan sebuah penyakit melainkan meletakkan pula obatnya, kecuali satu penyakit.” Mereka bertanya: “Penyakit apa itu?” Beliau menjawab: “Penyakit tua.” (Berkata imam Tirmidzi ini hadist Shohih)

Ini mencakup obat-obat hati, ruh, dan badan serta jenis penawarnya.

📝Akhukum Fillah Al Ustadz Abu Amina Aljawiy Dipondok Annashihah Cepu Dikutip Dari Ad-Dau wad Dawa Imam Ibnu Qayyim Al Jauziyah Rahimahulloh

وفي صحيح مسلم من حديث جابر بن عبد الله قال: قال رسول الله: «لكل داء دواء فإذا أصاب دواء الداء برأ بإذن الله» .

وفي مسند الإمام أحمد من حديث أسامة بن شريك عن النبي – صلى الله عليه وسلم – قال: «إن الله لم ينزل داء إلا أنزل له شفاء، علمه من علمه وجهله من جهله» ، وفي لفظ: «إن الله لم يضع داء إلا وضع له شفاء، أو دواء، إلا داء واحدا، قالوا: يا رسول الله ما هو؟ قال: الهرم» قال الترمذي: هذا حديث صحيح.
وهذا يعم أدواء القلب والروح والبدن وأدويتها،

“Alhamdulillah, amma ba’du. Telah kuat dalam kitab Shahih Bukhari dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu’anhu dari nabi shallallahu’alaihi wasallam beliau bersabda:

“Tidaklah Allah menurunkan penyakit kecuali Dia menurunkan obatnya.” (HR. Al-Bukhari no. 5678)

Dalam Riwayat Muslim Hadits dari Sahabat Jabir radhiallahu ‘anhu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“Setiap penyakit ada obatnya. Maka bila obat tadi mengenai penyakit itu maka akan sembuh dengan izin Allah Azza wa Jalla.” (HR. Muslim no. 5705)

Dalam musnad Imam Ahmad Dari hadits Usamah bin Syarik radhiallahu ‘anhu, bahwa beliau berkata:

“Sesungguhnya Allah tidaklah menurunkan penyakit kecuali Dia turunkan pula obatnya bersamanya. Hanya tidak mengetahui orang yang tidak mengetahuinya dan mengetahui orang yang mengetahuinya”
Dalam lafadz yg lain
“Sesungguhnya Allahu Ta’ala tidaklah meletakkan sebuah penyakit melainkan meletakkan pula obatnya, kecuali satu penyakit.” Mereka bertanya: “Penyakit apa itu?” Beliau menjawab: “Penyakit tua.” (Berkata imam Tirmidzi ini hadist Shohih)

Ini mencakup obat-obat hati, ruh, dan badan serta jenis penawarnya.

Akhukum Fillah Al Ustadz Abu Amina Aljawiy Dipondok Annashihah Cepu Dikutip Dari Ad-Dau wad Dawa Imam Ibnu Qayyim Al Jauziyah Rahimahullah

Ayo Bergabunghttps://t.me/pesantren_salaf_online

💾📀Audio Kajian : 10 Hak yang Harus Ditunaikan dalam Islam

Audio rekaman Kajian Islam Ilmiah di Singaparna.
Membahas Risalah :

حقوق دعت إليها الفطرة وقررتها الشريعة

Karya Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin رحمه الله
tafadhol kitabnya bisa diunduh : klik disini
disampaikan oleh: Al Ustadz Abu Hamzah Yusuf hafidzahullah

PERTEMUAN 1 (6 Rajab 1440 H / 12 Maret 2019)
[1] Hak Allah
[2] Hak Nabi
[3] Hak Orang Tua

tafadhol diunduh audionya di: https://bit.ly/2TF0Aav
sumber: https://www.salafytitasik.com

Ayo Bergabunghttps://t.me/pesantren_salaf_online

Didukung oleh: Islamhariini.com