๐Ÿ”Š Rekaman Audio Kajian Masjid Agung Jami’ Alun-Alun Kota Wonosobo ๐Ÿ“š Materi : Adab Bertetangga & Bermasyarakat Pembicara Al Ustadz Abu Amina Aljawiy Hafidzahullah

ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู…
๐Ÿ”Š Rekaman Audio Kajian
=======================
๐Ÿ—“ SABTU
24 Dzulqo’dah 1440 H / 27 Juli 2019 M
1๏ธโƒฃ KAJIAN SORE
๐ŸŽ™ Bersama :
Al-Ustadz ABU AMINA AL-JAWI ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡
(Pengasuh Ma’had An-Nashihah – Cepu)
๐Ÿ•Œ Tempat :
Masjid Agung Jami’ Wonosobo
๐Ÿ”Ž Alamat :
Jl. Pemuda Wonosobo
(Depan Perpusda Kab. Wonosobo)
๐Ÿ“š Tema :
Islam Mengajarkan Adab Yang Luhur
๐Ÿ“ Pertemuan Pertama
๐Ÿ•ฐ Waktu :
16.25 – 17.30 WIB
2๏ธโƒฃ KAJIAN SORE
๐Ÿ•Œ Tempat :
Masjid Al Istiqomah
๐Ÿ”Ž Alamat :
Dsn. Puntuk Ds. Jogoyitnan Kec. Wonosobo
๐Ÿ“š Tema :
Bekal Seorang Muslim Dalam Berdakwah
๐Ÿ“ Pertemuan Kedua
๐Ÿ•ฐ Waktu :
18.00 – 19.00 WIB
(Ba’da Isya s/d Selesai)
=======================
๐Ÿ—“ AHAD
25 Dzulqo’dah 1440 H /
28 Juli 2019
3๏ธโƒฃ KAJIAN PAGI
๐Ÿ•Œ Tempat :
๐Ÿ‘‰๐Ÿป MASJID AL-ISTIQOMAH (Muslim)
๐Ÿ‘‰๐Ÿป Gedung TI Banat
(Muslimah)
๐Ÿ”Ž Alamat :
Dsn. Puntuk Ds. Jogoyitnan Kec. Wonosobo
๐Ÿ“š Materi :
Adab Dalam Bertetangga dan Bermasyarakat
๐Ÿ“ Pertemuan Ketiga
๐Ÿ•ฐ Waktu :
10.00 – 11.30 WIB
======================
๐Ÿ’พ Arsip Audio Kajian:
https://t.me/AKSI_AudioKajianSalafyIndonesia

KEDUDUKAN ILMU DALAM TA’AWUN

Audio Kajianย ย Kedudukan Ilmu dalam Ta’awun

bersama: Al Ustadz Abu Anas Ahmad Khodim Hafidzahullah

Penyelenggara:
Panitia Kajian Ponpes Imam Mujaddid As Syafi’i Bojongsari Indramayu
Indramayu, Ahad 03 Rajab 1440 H| 10 Maret 2019 M

WA Salafy Indramayu

Tafadhol diunduh
Sesi 1: https://bit.ly/2F7Gw8p
Sesi 2: https://bit.ly/2O4CDUM
Sesi 3: https://bit.ly/2O49b1e
Sesi tanya jawab: https://bit.ly/2XSWmva

Ayo Bergabunghttps://t.me/pesantren_salaf_online

Adab kepada Allah Ta’ala dan Adab kepada makhluk- makhluknya

Adab Salaf Ringkas pertemuan ke 5 , Adab Kepada Allah Ta’ala

Telah berlalu penyebutan pembagian adab yaitu : Adab kepada Allah Ta’ala dan Adab kepada makhluk- makhluknya,

Dalam pertemuan ini kita akan memulai membahas adab kepada Allah Ta’ala, yang merupakan seagung-agungnya adab dan terpenting disamping adab kepada Rasul serta Makhluk- makhluk-Nya.

Dan diantara adab kepada Allah Ta’ala yaitu :

ู…ุญุจุฉ ุงู„ู„ู‡ ุงูƒุซุฑ ู…ู…ุง ุณูˆุงู‡

Mencintai Allah Ta’ala melebihi kecintaanya terhadap selain-Nya dari segala sesuatu.

Dan akar kecintaan ini ketika seorang mukmin menyaksikan Allah Ta’ala Maha kuasa, Maha Hakim, Maha pemberi nikmat dan dia manusia merasakan nikmat-nikmat itu serta dia meyakini keindahan beserta kesempurnaan sifat-sifat Allah Ta’ala. Serta dengan kecintaan ini seorang mukmin mentaati dari apa yang Dia cintai serta cabang kecintaan yang Allah Ta’ala perintahkan.

Allah Ta’ala berfirman :

ูˆู…ุง ุจูƒู…ู’ ู…ู†ู’ ู†ุนู…ุฉู ูู…ู†ูŽ ุงู„ู„ู‡ู

“Apa saja nikmat yang ada pada kalian (manusia) maka datangnya dari Allah Ta’ala”  ( QS.An-nahl 53 )

Dialah Allah Ta’ala yg menciptakan manusia, mengatur urusan mereka, mensyariatkan apa saja yg bermanfaat untuk agama dan dunianya, maka seharusnya dikarenakan sebab itu dia wajib mencintai Allah Ta’ala dengan kecintaan yang paling pokok dan mengalahkan kecintaanya kepada segala sesuatu selainya,

Allah Ta’ala menyebutkan sangat mendalamnya kecintaan orang-orang beriman kepada Allah Ta’ala

Sebagaimana firman-Nya :

ูˆ ุงู„ุฐูŠู†ูŽ ุงู…ู†ููˆุง ุงุดุฏูู‘ ุญูุจู‘ุง ู„ู„ู‡

“Dan orang-orang yang beriman sangat cinta kepada Allah Ta’alaAl-Baqarah 160

Berkata Syeikh Fauzan Hafidzahullah mengenai ayat diatas :

ูˆุงู„ุฐูŠู† ุขู…ู†ูˆุง ุฃุดุฏ ุญุจุงู‹ ู„ู„ู‡: ุฃูŠ: ู…ู† ุญุจ ุฃุตุญุงุจ ุงู„ุฃู†ุฏุงุฏ ู„ู„ู‡. ูˆู‚ูŠู„: ู…ู† ุญุจ ุฃุตุญุงุจ ุงู„ุฃู†ุฏุงุฏ ู„ุฃู†ุฏุงุฏู‡ู….

” Dan orang-orang yg beriman sangat cinta kepada Allah Ta’ala yaitu
Melebihi kecintaan orang-orang musyrik kepada Allah Ta’ala, Juga dikatakan melebihi kecintaan mereka kepada sesembahan-sesembahan mereka.

Wajibnya mencintai Allah melebihi segala sesuatu, Allah Ta’ala berfirman :

ู‚ูู„ู’ ุฅูู† ูƒูŽุงู†ูŽ ุขุจูŽุงุคููƒูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽุจู’ู†ูŽุขุคููƒูู…ู’ ูˆูŽุฅูุฎู’ูˆูŽุงู†ููƒูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽุฒู’ูˆูŽุงุฌููƒูู…ู’ ูˆูŽุนูŽุดููŠุฑูŽุชููƒูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงู„ูŒ ุงู‚ู’ุชูŽุฑูŽูู’ุชูู…ููˆู‡ูŽุง ูˆูŽุชูุฌูŽุงุฑูŽุฉูŒ ุชูŽุฎู’ุดูŽูˆู’ู†ูŽ ูƒูŽุณูŽุงุฏูŽู‡ูŽุง ูˆูŽู…ูŽุณูŽุงูƒูู†ู ุชูŽุฑู’ุถูŽูˆู’ู†ูŽู‡ูŽุงุฃูŽุญูŽุจูŽู‘ ุฅูู„ูŽูŠู’ูƒูู… ู…ูู‘ู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู„ูู‡ู ูˆูŽุฌูู‡ูŽุงุฏู ูููŠ ุณูŽุจููŠู„ูู‡ู ููŽุชูŽุฑูŽุจูŽู‘ุตููˆุงู’ ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ูŠูŽุฃู’ุชููŠูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ู ุจูุฃูŽู…ู’ุฑูู‡ู ูˆูŽุงู„ู„ู‘ู‡ู ู„ุงูŽ ูŠูŽู‡ู’ุฏููŠ ุงู„ู’ู‚ูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ููŽุงุณูู‚ููŠู†ูŽ

Katakanlah; โ€œJika bapak-bapak kalian, dan anak-anak kalian , dan saudara-saudara kalian, dan istri-istri kalian, dan kaum keluarga kalian,dan harta kekayaan yang kamu usahakan, dan perniagaan yang kamu khawatiri kerugianya, serta rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya serta dari berjihad di jalan-Nya,maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.โ€ Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik. At-Taubah 24

Berkata Syaikh Assaโ€™diy Rahimahullah :

ูˆู‡ุฐู‡ ุงู„ุขูŠุฉ ุงู„ูƒุฑูŠู…ุฉ ุฃุนุธู… ุฏู„ูŠู„ ุนู„ู‰ ูˆุฌูˆุจ ู…ุญุจุฉ ุงู„ู„ู‘ู‡ ูˆุฑุณูˆู„ู‡ุŒ ูˆุนู„ู‰ ุชู‚ุฏูŠู…ู‡ุง ุนู„ู‰ ู…ุญุจุฉ ูƒู„ ุดูŠุกุŒ ูˆุนู„ู‰ ุงู„ูˆุนูŠุฏ ุงู„ุดุฏูŠุฏ ูˆุงู„ู…ู‚ุช ุงู„ุฃูƒูŠุฏุŒ ุนู„ู‰ ู…ู† ูƒุงู† ุดูŠุก ู…ู† ู‡ุฐู‡ ุงู„ู…ุฐูƒูˆุฑุงุช ุฃุญุจ ุฅู„ูŠู‡ ู…ู† ุงู„ู„ู‘ู‡ ูˆุฑุณูˆู„ู‡ุŒ ูˆุฌู‡ุงุฏ ููŠ ุณุจูŠู„ู‡.

โ€œAyat-ayat yang mulia ini adalah dalil paling agung yang menunjukkan wajibnya mencintai Allah dan Rasul-Nya, mendahulukannya atas kecintaan segala sesuatu. Juga menunjukkan ancaman keras dan kebencian sangat atas orang yang lebih mencintai salah satu dari yang telah disebutkan (diatas dalam ayat itu) daripada Allah, Rasul-Nya, dan berjihad di jalan-Nya.โ€

Manisnya Iman bisa diraih dengan kecintaan Kepada Allah Ta’ala, Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda dari sahabat Anas bin Malik Radhiyallahu anhu :

ุซูŽู„ูŽุงุซูŒ ู…ูŽู†ู’ ูƒูู†ูŽู‘ ูููŠู’ู‡ู ูˆูŽุฌูŽุฏูŽ ุจูู‡ูู†ูŽู‘ ุญูŽู„ูŽุงูˆูŽุฉูŽ ุงู„ู’ุฅููŠู’ู…ูŽุงู†ูุŒ ู…ูŽู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู’ู„ูู‡ู ุฃูŽุญูŽุจูŽู‘ ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ู…ูู…ูŽู‘ุง ุณููˆูŽุงู‡ูู…ูŽุง ูˆูŽุฃูŽู†ู’ ูŠูู€ุญูุจูŽู‘ ุงู„ู’ู…ูŽุฑู’ุกูŽ ู„ูŽุง ูŠูุญูุจูู‘ู‡ู ุฅูู„ูŽู‘ุง ู„ูู„ู‡ูุŒ ูˆูŽุฃูŽู†ู’ ูŠูŽูƒู’ุฑูŽู‡ูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุนููˆู’ุฏูŽ ููู€ูŠ ุงู„ู’ูƒููู’ุฑู ุจูŽุนู’ุฏูŽ ุฃูŽู†ู’ ุฃูŽู†ู’ู‚ูŽุฐูŽู‡ู ุงู„ู„ู‡ู ู…ูู†ู’ู‡ูุŒ ูƒูŽู…ูŽุง ูŠูŽูƒู’ุฑูŽู‡ู ุฃูŽู†ู’ ูŠูู‚ู’ุฐูŽููŽ ููู€ูŠ ุงู„ู†ูŽู‘ุงุฑู.

โ€œAda tiga perkara yang apabila perkara tersebut ada pada diri seseorang, maka ia akan mendapatkan manisnya iman, yaitu :

Barangsiapa yang Allah dan Rasul-Nya lebih dia cintai dari selain keduanya,

Apabila ia mencintai seseorang, tidaklah mencintainya melainkan karena Allah semata,

Dia benci untuk kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkannya, sebagaimana di benci untuk dilemparkan ke dalam api Neraka.โ€ Hadits Shahih Riwayat Bukhariy No.16.

Diantara Sebab Tumbuhnya Cinta kepada Allah Ta’ala : Berkata Syeikh Shaleh Fauzan Hafidzahullah :

ูุฅู† ู…ุญุจุฉ ุงู„ู„ู‡ ุณุจุญุงู†ู‡ ูˆุชุนุงู„ู‰ ู‡ูŠ ุฃุนุธู… ุฃู†ูˆุงุน ุงู„ุนุจุงุฏุฉ ุงู„ู‚ู„ุจูŠุฉ,

Maka sesungguhnya mencintai Allah Ta’ala merupakan jenis yg paling agung dari ibadah- ibadah hati.

ูˆู…ู…ุง ูŠู‚ูˆูŠู‡ุง ูˆูŠุนูŠู† ุนู„ูŠู‡ุง ุงู„ุชุฃู…ู„ ููŠ ู†ุนู… ุงู„ู„ู‡ ุณุจุญุงู†ู‡ ูˆุชุนุงู„ู‰ ุŒ ูˆููŠ ุขูŠุงุช ุงู„ู„ู‡ ุณุจุญุงู†ู‡ ูˆุชุนุงู„ู‰ ุŒ ูุฅู† ู‡ุฐุง ู…ู…ุง ูŠุฒูŠุฏูƒ ู…ุญุจุฉู‹ ู„ู„ู‡ ุนุฒ ูˆุฌู„

“Dan dari sebab yg memperkuat dan yang menolong kecintaan kepada Allah Ta’ala yaitu dengan memperhatikan dengan seksama nikmat Allah Ta’ala (kepada kita), dan juga dengan seksama memperhatikan tanda- tanda kekuasaan Allah Ta’ala, Dan sesungguhnya ini semua bisa menambah kecintaan kepada Allah Ta’ala.

Kecintaan kepada Allah Ta’ala menuntut seseorang hamba untuk membuktikan cintanya dengan wujud ketaatan kepada -Nya dan Rasul-Nya.

Berkata Syeikh Shaleh Fauzan Hafidzahullah menyebutkan Firman Allah Ta’ala :

ู‚ู„ ุฅู† ูƒู†ุชู… ุชุญุจูˆู† ุงู„ู„ู‡ ูุงุชุจุนูˆู†ูŠ ูŠุญุจุจูƒู… ุงู„ู„ู‡ ูˆูŠุบูุฑ ู„ูƒู… ุฐู†ูˆุจูƒู… ูˆุงู„ู„ู‡ ุบููˆุฑ ุฑุญูŠู…
ูุนู„ุงู…ุฉ ู…ุญุจุฉ ุงู„ู„ู‡ ู…ุญุจุฉ ุตุญูŠุญุฉ ุญู‚ูŠู‚ูŠุฉ ุงุชุจุงุน ุงู„ุฑุณูˆู„ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุŒ ูู…ู† ุงุฏู‘ุนู‰ ุฃู†ู‡ ูŠุญุจ ุงู„ู„ู‡ ูˆู„ูƒู†ู‡ ู„ุง ูŠุชุจุน ุงู„ุฑุณูˆู„ ูู‡ุฐุง ูƒุฐุงุจ

” Katakan : jika kalian mencintai Allah Ta’ala maka ikuti Aku ( Muhammad Shalallahu alaihi wassalam ) maka Allah Ta’ala akan mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian dan Allah Ta’ala maha pengampun lagi maha penyayang”

Maka ciri kecintaan kepada Allah Ta’ala yg benar dan shohih yaitu dengan mengikuti Rasul Shalallahu alaihi wassalamุŒ barang siapa yang menunaikan pengikutan tersebut maka sesungguhnya dia mencintai Allah Ta’ala, Akan tetapi jika tidak mengikuti Rasul maka ini kedustaan (dengan pengakuannya)

Berkata Penyair yang bijak :

ูˆ ูƒุงู†ูŽ ุญูุจูู‘ูƒูŽ ุตุงุฏูู‚ุงู‹ ู„ูŽุฃูŽุทูŽุนุชูŽู‡ู
ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู…ูุญูุจูŽู‘ ู„ูู…ูŽู† ูŠูุญูุจูู‘ ู…ูุทูŠุนู

” Jikalau seandainya kecintaanmu benar maka kamu akan mentaatinya”

” Sesungguhnya pecinta itu kepada kekasih yg dia cintai tunduk”.

Bersambung insyallah…

Akhukum Fillah Ustadz Abu Amina ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ Dipondok Annashihah Cepu Dikutip dari Tafsir Assa’diy, Fathul Madjid Syarah Kitab Tauhid, Mulakhos Tauhid, Majmu Fatawa dan Ceramah Syeikh Shaleh Fauzan Hafidzahullah.

Ayo Join dan Share : http://t.me/pesantren_salaf_online

Didukung oleh: Islamhariini.com